Kamis, 28 Mei 2009

My first flight to svarnabhumi


Alhamdulillah, akhirnya hari senen kemaren tepat jam 4 lebih dikit nyampe juga di negeri Gadjah dengan pertaniannya yang maju...... nyampe bandara agak bingung juga... dah gtu ketemu m mas2.... kirain temen ka2k yang di balikpa2n... ternyata selidik punya selidik..salah orang oy... ternyata dy orang aceh... Nyampe bndara ada pemeriksaan flu babi.. dua kali aku lewat sana... yng kedua suruh buka jilbab ape keliatan jidatnya... yah, gbuka jilbab sih... cman narik keatas dikit... akhirnya lo2s juga...
Trus, pemeriksaan kedua... masuk ke passport control... dsana cman suruh poto trus ditanyain tujuan ke sini mo apa... biz itu, udah deh... sibuk mencari2 barang2 bagasi... kebetulan dapat yang nomer 7... haduh, jauhnya oy.... mana bawaannya banyak dan berat2 lagi... untung ada troli yang bisa meringankan beban berat ku...qe..qe..q.e...
udah deh... agak lama juga nih proses ngangkut 1 koper m 1 tas besar.... abisnya bingung sih.. gmana caranya ngangkat ke troli... super berat bozz..... Tapi Alhamdulillah akhirnya bisa juga... di pintu kluar udah ada Phi pu, pak hatta, pak sunu sama pak rosyid.... =) heheheh...
udah deh... langsung naek van n nyampe kondominium juga.... My roommate orang laos... lg ngambil phD sandwidtch disini...

Sabtu, 30 Agustus 2008





Jumat, 20 Juni 2008

my first comment

pertama ngisi bingung juga meh nulis apa....

tar aja deh tak isi lagi ya....

ni lagi coba-coba...

test...test...test...

skripsi ku.......

Sistem DVB-T merupakan sistem Digital Video Broadcast Terrestrial yang menggunakan media transmisi berupa gelombang radio untuk mentransmisikan data digital berupa informasi video dari sumber informasi sampai ke pelanggan atau user. Pentransmisian sistem DVB (Digital Video Broadcast) yang selama ini dikenal dibagi menjadi 4 macam, yaitu DVB-S (Digital Video Broadcast Satellite) yang menggunakan satelit sebagai media pentransmisian sinyal informasi, DVB-C (Digital Video Broadcast Cable) yang menggunakan media kabel sebagai media transmisi, DVB-H (Digital Video Broadcast Handheld) yang diaplikasikan pada telepon genggam. Sistemnya hampir sama dengan sistem pada DVB-T, hanya saja pada tipe handheld, dikhususkan pada aplikasi handphone dan DVB-T yang menggunakan media terrestrial untuk pentransmisian sinyal informasi. Selain itu, sistem DVB dengan menggunakan penggabungan antara beberapa media transmisi juga sering digunakan. Misalnya dengan kombinasi antara media satelit (DVB-S) media terestrial (DVB-T).

Pada sistem DVB-T, data digital yang ditransmisikan berupa data stream, sehingga data tersebut bisa berupa sinyal televisi maupun data (internet service). Data stream tersebut mempunyai spesifikasi MPEG-2 bit stream yang mendukung proses pengkompresian data dan memungkinkan untuk mentransmisikan 4 sampai 5 saluran televisi dengan lebar kanal 8 MHz.

Sesuai dengan media pentransmisiannya yaitu terestrial, maka DVB-T metransmisikan data melalui permukaan bumi yang karakter permukaannya berubah-ubah mulai dari suhu, kelembapan, tekanan udara dan lainnya yang menyebabkan berbagai macam derau yang akan mempengaruhi data yang ditransmisikan seperti ducting, fading, dan lainnya sehingga diperlukan suatu teknik pemodulasian yang handal untuk mengurangi kerugian-kerugian yang disebabkan oleh derau tersebut.

Teknik COFDM merupakan salah satu teknik yang handal untuk mengatasi masalah kerugian yang disebabkan oleh derau tersebut. Teknik tersebut memiliki tingkat kekebalan terhadap derau yang lebih bagus daripada teknik modulasi yang lainnya. Kekuatan untuk melawan adanya gangguan berupa selective carrier fading yang biasanya terjadi pada pentransmisian terestrial menggunakan gelombang RF (Radio Frequency) merupakan salah satu keunggulan dari teknik COFDM. Pembagian bandwidth menjadi subkanal-subkanal memiliki keuntungan dalam pengoptimalan pentransmisian data.